JAKARTA – Duel sengit bertajuk jual beli serangan tersaji dalam lanjutan Kompetisi Liga Jakarta U17 yang mempertemukan Satria Sanggeni berkostum Merah melawan Pemuda Jaya berkostum Navy.
Bertanding di Lapangan Sintetis 2 PSF Pancoran pada Sabtu (4/7) siang pukul 12.10 WIB, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 sepanjang 70 menit jalannya laga.
Pertandingan berjalan dalam tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Tauvan. Di bawah sengatan cuaca Jakarta yang mencapai suhu ekstrem 33°C hingga 35°C, kedua tim memperagakan permainan terbuka yang sangat menghibur.
Pemuda Jaya berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu pada menit ke-20. Penyerang mereka, Sembalun Nuesa, sukses menggetarkan jala gawang Satria Sanggeni yang dikawal oleh Muhammad Khowen Labib. Gol tersebut membawa Pemuda Jaya memimpin 1-0 sekaligus menutup paruh pertama pertandingan.
Pantang Menyerah, Satria Sanggeni Gagalkan Kemenangan Lawan
Memasuki babak kedua, Satria Sanggeni yang tertinggal mencoba menaikkan intensitas serangan. Sebaliknya, Pemuda Jaya berjuang keras mempertahankan keunggulan mereka di tengah kondisi fisik yang mulai terkuras.
Drama sesungguhnya baru tercipta saat laga memasuki menit-menit krusial akhir pertandingan. Tepat pada menit ke-68, atau hanya dua menit sebelum waktu normal berakhir, Satria Sanggeni berhasil menyamakan kedudukan. Memanfaatkan kemelut di lini pertahanan lawan, Maftuh Rihizki melepaskan tembakan yang gagal dihalau kiper Pemuda Jaya, Qawwam Javier. Skor berubah menjadi 1-1 yang bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.
Nakhoda Pemuda Jaya, Windu Hanggoro Putra, mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya kurang beruntung karena faktor kebugaran pemain yang dipaksakan bermain.
"Sebenarnya anak-anak sudah bisa mengaplikasikan apa yang kami persiapkan dalam latihan. Namun, kami kurang beruntung hari ini. Hasilnya masih kurang maksimal karena ada beberapa anak kurang sehat yang tetap kami paksakan bermain," ujar Coach Windu pasca-pertandingan.
Di kubu seberang, pelatih Satria Sanggeni, Syahrul Ramadhan, tetap bersyukur meski performa anak asuhnya terhambat oleh faktor cuaca yang sangat terik.
"Ya, hasil 1-1 tetap patut disyukuri. Kami masih dapat poin meskipun belum maksimal. Anak-anak bermain kurang maksimal, antara lain karena cuaca yang sangat panas. Tapi, lawan juga bermain bagus," tandas Coach Syahrul.
Dengan hasil ini, kedua tim harus rela membawa pulang satu poin dari pertarungan melelahkan di PSF Pancoran.
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Jakarta U17, Sabtu (4/7):