JAKARTA - Pemuda Jaya sukses merebut kemenangan kedua sepanjang kompetisi sepak bola Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2026 setelah di Pekan 10, Sabtu (24/10), menang 3-2 atas BTC di Pancoran Soccer Field, Jakarta.
Naufal Azka Putra Yaka mengawali kampanye kemenangan Pemuda Jaya di menit 37 melalui skema tendangan bebas. Dua gol berikutnya dicetak anak-anak asuh Bagus Tristyanovan melalui tendangan penalti menit 53 melalui Inzaghi Dara dan menit 65 oleh M. Yazid Cannavaro.
Dua gol BTC dicetak Difa Firdaus di menit 42 memanfaatkan bola rebound hasil sebuah tendangan bebas dan gol manis Muhammad Nadhief Azzam Al Fathan yang dilesakkan dengan sebuah tendangan voli melengkung.
Zico Berliani tampak sangat kecewa dengan kekalahan BTC, apalagi ketiga gol lawan terjadi karena pelanggaran.
Ia menyoroti kekurangsiapan Rasyid Shabran Sucahyo dan kawan-kawan secara fisik. “Saya sudah bilang, jangan begadang,” tegas Zico dalam pengarahannya kepada pemain pascapertandingan.
Zico mengakui anak-anak BTC bermain jauh di bawah performa, khususnya di babak 1. Mereka seperti ragu antara menyerang dan bertahan serta terlalu lama memegang bola.
“They bermain lamban. Kadang-kadang sudah waktunya menyerang, mereka malah mengembalikan bola ke belakang. Tempo berjalan lambat, padahal sama sekali taka da instruksi bermain tempo,” sesal Zico.
Di sisi lain, Bagus Tristyanovan tampak semringah dengan raihan 3 poin bahkan ketika mereka bermain dengan skuad ‘seadanya’.
“Kami kekurangan pemain hari ini. Bahkan kami turunkan kiper Qawwam Javier sebagai penyerang dan memasang Moreno sebagai kiper,” beber Bagus.
Sejatinya, Qawwam adalah kiper utama Pemuda Jaya. Namun, menurut Bagus, ia merasa lebih aman memasangnya sebagai penyerang dan memplot Moreno sebagai kiper, bukan sebaliknya. “Qawwam lebih berpengalaman,” ujarnya.
Sepanjang laga, Pemuda Jaya memang hanya punya 1 pemain cadangan, Inzaghi Dara yang dimainkannya di babak kedua untuk kemudian menjadi eksekutor penalti di menit 53.
Tanpa pemain cadangan memadai, Bagus menginstruksikan pasukannya bermain efisien agar tenaga tak terkurang hingga babak kedua. Lebih banyak penguasaan bola di garis belakang dan kemudian memanfaatkan serangan balik.
Strategi itu berjalan dengan baik. “Bahkan BTC sepertinya terbawa dengan permainan kami,” katanya.
Buat Pemuda Jaya, ini jadi kemenangan kedua mereka dalam 10 pertandingan Liga Jakarta U17.
Dengan hasil itu, sayangnya, Pemuda Jaya memang belum bisa mendongkrak posisi mereka di klasemen Grup Putih. Pemuda Jaya menempati peringkat 7 dengan raihan 10 poin dengan 2 kali menang, 4 kali seri, dan 4 kali kalah.
BTC sendiri berada di posisi 5 dengan 13 poin karena sudah mengemas 4 kemenangan dan 1 kali hasil imbang.
Batavia FC makin kokoh di posisi puncak dengan 27 poin setelah mencetak kemenangan ke-9 ketika di hari yang sama mereka menang besar, 6-0, atas Putra Nusantara.
Hasil Lengkap Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2026Sabtu (24/10)
Jadwal Minggu (25/10)